HASIL OBSERVASI DI SALAH SATU SMP N DI KOTA JAMBI
HASIL OBSERVASI DI SALAH SATU SMP N
KOTA JAMBI
Observasi ini dilakukan di salah
satu sekolah SMP N kota jambi pada hari senin tanggal 10 september 2018.
Berdasarkan observasi yang saya lakukan saya menemukan beberapa permasalahan
pada saat proses pembelajaran berlangsung adapun permasalahan yang terlihat
sebagai berikut.
- Permasalahan pertama yaitu siswa kurang tertarik pada materi dan ada beberapa siswa terlihat bosan karena dalam proses pembelajaran karena guru mengajar hanya menggunakan metode ceramah
- Permasalahan kedua yaitu kurang nya media pembelajaran di dalam kelas siswa hanya dapat menggunakan peralatan seaadanya.
- Permasalahan ketiga siswa lain mengganggu temannya pada saat proses pembelajaran
Dari
semua permasalahan pada saat observasi penulis menemukan solusi untuk
permasalahan tersebut dengan menggunakan media powerpint yang bisa membuat murid tertarik dengan materi
pelajaran pada saat pembelajaran adapun alasan
penulis menawarkan media tersebut berdasarkan landasan-landasan pembelajaran
- Landasan filosofis
Ada suatu
pandangan, bahwa dengan digunakannya berbagai jenis media hasil dari teknologi
baru di dalam kelas, akan berakibat proses pembelajaran yang kurang manusiawi.
Bisa dikatakan, penerapan teknologi dalam pembelajaran akan terjadi
dehumanisasi. Tetapi, siswa harkat kemanusiaannya diberi kebebasan untuk
menentukan pilihan, baik cara maupun alat belajar sesuai dengan kemampuannya.
Dengan demikian, penerapan teknologi tidak berarti dehumanisasi.
Jika guru
menganggap siswa sebagai anak manusia yang memiliki kepribadian, harga
diri,motivasi, dan memiliki kemampuan pribadi yang berbeda dengan yang lain,
maka baik menggunakan media hasil teknologi baru atau tidak, proses
pembelajaran yang dilakukan akan tetap menggunakan pendekatan humanis
Berdasarkan penjelasan landasan
filosofis media yang tepat untuk digunakan dalam proses pembelajaran dikelas
tersebut.
- Landasan teknologis
Teknologi
pembelajaran adalah teori dan praktek perancangan, pengembangan, penerapan,
pengelolaan, dan penilaian proses dan sumber belajar. Jadi, teknologi
pembelajaran merupakan proses kompleks dan terpadu yang melibatkan orang,
prosedur, ide, peralatan, dan organisasi untuk menganalisis masalah, mencari
cara pemecahan, melaksanakan, mengevaluasi, dan mengelola pemecahan
masalah-masalah dalam situasi di mana kegiatan belajar itu mempunyai tujuan dan
terkontrol.
Dalam
teknologi pembelajaran, pemecahan masalah dilakukan dalam bentuk: kesatuan
komponen-komponen sistem pembelajaran yang telah disusun dalam fungsi disain
atau seleksi, dan dalam pemanfaatan serta dikombinasikan sehingga menjadisistem
pembelajaran yang lengkap. Komponen-komponen ini termasuk pesan, orang, bahan,
media, peralatan, teknik, dan latar.
Berdasarkan landasan psikologis media yang cocok
digunakan yang bias membuat anak-anak dikelas lebih tertarik pada proses
pembelajaran yaitu dengan media power point.
- Landasan empiris
Temuan-temuan
penelitian menunjukkan bahwa terdapat interaksi antara penggunaan media
pembelajaran dan karakteristik belajar siswa dalam menentukan hasil belajar
siswa. Artinya, siswa akan mendapat keuntungan yang signifikan bila ia belajar
dengan menggunakan media yang sesuai dengan karakteristik tipe atau gaya
belajarnya.
Siswa
yang memiliki tipe belajar visual akan lebih memperoleh keuntungan bila
pembelajaran menggunakan media visual, seperti gambar, diagram, video, atau
film. Sementara siswa yang memiliki tipe belajar auditif, akan lebih suka
belajar dengan media audio, seperti radio, rekaman suara, atau ceramah guru. Akan
lebih tepat dan menguntungkan siswa dari kedua tipe belajar tersebut jika
menggunakan media audio-visual.
Berdasarkan landasan rasional empiris
tersebut, maka pemilihan media pembelajaran hendaknya jangan atas dasar
kesukaan guru, tetapi harus mempertimbangkan kesesuaian antara karakteristik
pebelajar, karakteristik materi pelajaran, dan karakteristik media itu sendiri
yaitu dengan menggunakan power point
Solusi
yang penulis tawarkan adalah media pembelajaran dengan menggunakan power point
media tersebut dirancang sesuai dengan landasan-landasan multimedia pembelajaran, dan
jika pembaca ada memiliki saran untuk
media yang digunakan selain power pint di koment ya..:)
Berdasarkan solusi yang telah penulis tawarkan terhadap permaslahn yang terjadi di sekolah tersebut sudah bagus. Akan tetapi sebenarnya penulis juga bisa menggunakan multimedia berupa software geogebra. Karena Di satu sisi, GeoGebra adalah sistem geometri dinamik. Dengan geogebra , kita dapat melakukan konstruksi dengan titik, vektor, ruas garis, garis dan lainnya. Jadi menurut saya, geogebra juga bisa dijadikan alternatif lainnya selain microsoft power point
BalasHapusSaran saya media tersebut harus kita kombinasikan dengan model atau metode agar pada penyampain materi melalui media bisa lebih efektif lagi
BalasHapus